Penyakit Kulit Pada Bayi Ketahui Lebih Dini Gejalanya

Penyakit kulit pada bayi - Ibu perlu mewaspadai kesehatan buah hati terkhusus yang belum memiliki pengalaman mempunyai bayi. Tahun pertama menjadi masa- masa yang rentan bagi bayi karena sangat mudah terkena penyakit kulit serta infeksi. Ada beberapa penyakit kulit yang selalu menyerang bayi di tahun pertama, antara lain:

Penyakit Kulit Pada Bayi Ketahui Lebih Dini Gejalanya


1) Jerawat

Siapa bilang jerawat hanya terjadi pada orang dewasa khususnya remaja, ternyata bayi juga bisa terkena jerawat. Penyebabnya salah satunya bisa karena bawaan perubahan dari hormon yang ada dalam tubuh Ibu serta juga dapat terjadi karena adanya perubahan lingkungan saat bayi lahir.

Bayi mendapatkan jerawat ada yang sejak lahir dan ada pula yang setelah beberapa minggu lahir baru terkena jerawat. Bagian tubuh yang terkena antara lain punggung, dagu, dahi dan pipi. Apabila terkena jerawat maka orang tua tidak perlu khawatir karena bisa sembuh dengan sendirinya namun membutuhkan waktu lebih lama.

Kulit bayi juga dikatakan kena jerawat jika terjadi iritasi karena residu susu yang bisa saja karena alergi yang sebelumnya juga telah dibahas tentang cara mengatasi alergi pada bayi, air ludah dan pakaian berpemukaan kasar yang kesemuanya bisa menimbulkan jerawat. Untuk pakaian sendiri selain memastikan bahannya tidak kasar dalam mencucinya baiknya menggunakan produk deterjen khusus untuk baju bayi seperti yang sudah di tulis sebelumnya tentang senyum ceria bayi sehat bersama ougi detergent dimana hal ini penting untuk diketahui.

2) Milia

Pernah melihat ada bintik putih pada bayi yang baru lahir? Jika buah hati anda memiliki bintik putih tersebut maka tidak perlu kuatir karena ini hal yang normal dan bintik tersebut akan hilang dalam waktu 6 minggu. Bintik putih yang biasa terlihat pada bagian dahir, dagu, hidung, mata dan pipi disebut dengan Milia.

3) Campak

Penyakit campak juga salah satu penyakit kulit pada bayi yang sering terjadi dan tidak sedikit orang tua baru yang belum mengetahui bagaimana gejala bayi yang akan terkena penyakit campak.

Gejala yang biasa terjadi adalah bayi terserang flu, batuk, mata sakit dan bengkak, demam serta terdapat bintik putih yang ada pada mulut bayi. Setelah beberapa hari barulah terlihat bintik merah yang merupakan ciri dari penyakit campak dimana akan muncul pada bagian belakang telinga, leher dan wajah.

Bintik merah atau ruam akan dirasakan selama 5 hingga 6 hari dimana disertai dengan rasa gatal. Berdasarkan penelitian yang ada, campak yang disebabkan karena virus bisa sembuh dengan sendiri namun karena ada demam yang akan terjadi maka diperlukan obat penurun panas atau penanganan khusus jika bayi demam.

4) Cacar Air

Ini salah satu penyakit kulit yang perlu diseriusi penanganannya karena perlu bantuan dokter agar bayi bisa sembuh. Cacar air yang terjadi pada bayi akan mengalami gejala mual dan nyeri pada otot, hilangnya nafsu makan, demam dan sakit kepala.

Tanda utama yang menjelaskan bayi terkena cacar air adalah munculnya bisul berisikan cairan dimana akan menyebabkan gatal.

5) Ruam Popok

Penyakit ruam popok yang paling sering dialami bayi yang memiliki kulit sensitif pada tahun pertamanya. Area yang terkena sekitar alat kelamin bayi dan khususnya area popok.

Salah satu cara mengatasi ruam popok pada bayi adalah dengan memastikan bokong bayi sudah kering sebelum dipakaikan popok dan upayakan untuk lebih sering mengganti popok bayi.

Dari berberapa penyakit kulit pada bayi yang dijelaskan di atas, hal yang paling penting untuk dilakukan adalah lebih teliti dan melihat setiap perubahan yang terjadi pada bayi karena dengan begitu akan dapat segera mengambil tindakan dan upayakan tidak perlu panik atau kuatir terlebih dahulu.

Cara Mengatasi Ruam Popok Pada Bayi Tanpa Perlu Kuatir

Cara mengatasi ruam popok pada bayi - buah hati anda memiliki kulit sangat lembut harus menjadi salah satu fokus penting bagi orang tua dengan cara melindungi serta merawatnya dengan sebaik mungkin agar kulit bayi yang lembut tetap terjaga.

Kulit yang lembut sangat penting agar bayi dapat merasakan serta mempelajari lingkungan sekitarnya melalui sentuhan- sentuhan yang diberikan kedua orang tuanya. Oleh karena itu, sangat wajib untuk menjaga kulit bayi selain sehat juga kelembutannya tetap terlindungi.

Cara Mengatasi Ruam Popok Pada Bayi


Berbicara tentang ruam popok, pada dasarnya bayi yang berada pada usia antara empat hingga 15 bulan hampir banyak yang mengalami apa yang disebut dengan ruam popok minimal satu kali dalam dua bulan. Orang tua tidak perlu kuatir karena hal ini termasuk umum dan bukan merupakan kasus berat, dimana akan kembali normal setelah 3 sampai 4 hari dengan metode perawatan khusus.


Tahapan Mencegah

1. Melakukan penggantian popok dengan teratur, bahkan popok yang kelihatan masih bagus juga perlu untuk diganti agar kulit bayi terlindungi. Dalam mencuci popok juga sebaiknya menggunakan detergent khusus untuk pakaian bayi.

baca juga: Senyum Ceria Bayi Sehat Bersama Ougi Detergent

2. Utamakan untuk menggunakan popok yang terdapat petunjuk dapat menyerap keringat, dimana tujuannya agar membuat kulit bayi tetap kering.

Tahapan Perawatan Ruam Popok Bayi

1. Popok yang sudah basah dan kotor sebaiknya dilakukan pergantian secepat dan sesering mungkin agar tidak membuat kulit bayi jadi lembab.

2. Area popok dibersihkan dengan air atau kain lembut atau juga dapat menggunakan penyeka popok yang lembut.

3. Kulit bayi dikeringkan seluruhnya tanpa menggosoknya.

Tahapan Melindungi Kulit

1. Mengoleskan salep pelindung atau cream yang mengandung zinc oxide atau petroleum secara tipis.

2. Menggunakan popok kualitas tinggi yang dapat menjaga kelembaban, menyerap serta lembut agar kulit tetap kering sehingga tidak terjadi ruam bahkan lebih parah alergi. 

baca juga: Panduan Cara Mengatasi Alergi Pada Anak Bayi Secara Alami

3. Popok tidak terlalu ketat agar menghindarkan kulit bayi dari lembab.


Tahapan Lanjutan

Apabila terlihat gejala ruam semakin parah seperti melepuh, berdarah, tidak terlihat seperti biasa maka dapat langsung membawa buah hati ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Cara mengatasi ruam popok pada bayi yang diberikan disini semoga bisa membantu namun perlu diingat lebih baik mencegah sebelum terkena maka perhatikan kesehatan kulit bayi dari dini.