Cara Mengatasi serta Mendidik Anak Nakal Menjadi Baik Sesuai Syariat Islam



Mengatasi anak nakal secara Islam akan dijelaskan pada tulisan kali ini, dimana seperti yang diketahui bahwa anak merupakan titipan dari Allah sehingga orang tua perlu bersabar untuk menghadapi segala macam kelakuan sang anak.

Anak yang nakal akan dapat berubah menjadi baik apabila diarahkan dengan benar tanpa memakai kekerasan, karena pada dasarnya kebanyakan mereka terpengaruh dari pergaulan bersama teman-temannya dimana awalnya patuh namun lambat laun berubah jadi suka menentang dan membantah setiap perkataan orang tua.

Seperti apa Islam melihat fenomena anak nakal dan cara mengatasi mereka agar berubah jadi baik, apakah ada tips dari Nabi Muhammad SAW yang pernah dilakukan beliau khususnya dalam mendidik anak-anak beliau?

Namun sebelumnya, perlu mengetahui juga penyebab apa saja yang menjadikan anak nakal karena dengan memahami penyebabnya ke depannya orang tua akan bisa meminimalisir agar tidak terjadi kembali.

Berikut Penyebab Anak Berubah Menjadi Nakal

Apabila dilihat dari sudut pandang islam, penyebabnya bisa berhubungan dengan godaan syetan yang membuat anak tersebut berubah jadi nakal padahal sebelumnya baik. Untuk poin ini sebenarnya bukan hanya anak tetapi juga manusia karena seperti janji syaitan kepada Allah SWT akan terus mengganggu anak cucu adam sampai hari kiamat datang.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
“Iblis (setan) berkata, ‘Karena Engkau telah menghukumi saya tersesat, sungguh saya akan menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat kepada-Mu).” (QS. Al-A’raf: 16-17).

Selain itu, anak juga berubah jadi nakal karena tidak terlepas dari cara orang tuanya mendidik. Saat anak dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci) namun dalam perkembangannya orang tua menjadi salah satu faktor penentu apakah anak tersebut tetap baik atau berubah jadi nakal.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
 “Semua bayi (manusia) dilahirkan di atas fithrah (kecenderungan menerima kebenaran Islam dan tauhid), maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya (beragama) Yahudi, Nasrani, atau Majusi.”
Terlihat jelas bahwa selagi anak belum bisa membedakan mana yang benar dan salah maka orang tua tetap menjadi faktor penentu akan sifat dari anak tersebut. Oleh karena itu, sebelum bingung kenapa anak bisa nakal maka bisa introspeksi terlebih dahulu cara mendidik seperti apa yang telah diberikan kepada anak selama ini.

Baru yang terakhir yang menyebabkan anak menjadi nakal adalah lingkungan dan temannya bergaul selama ini yang bisa jadi salah dalam memilih teman serta karena terlalu dekat kepada teman lebih mengikuti apa yang dikatakan sahabatnya ketimbang apa yang dikatakan oleh orang tua.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
 “Perumpamaan teman duduk (bergaul) yang baik dan teman duduk (bergaul) yang buruk (adalah) seperti pembawa (penjual) minyak wangi dan peniup al-kiir (tempat menempa besi). Maka, penjual minyak wangi bisa jadi memberimu minyak wangi atau kamu membeli (minyak wangi) darinya, atau (minimal) kamu akan mencium aroma yang harum darinya. Sedangkan peniup al-kiir (tempat menempa besi), bisa jadi (apinya) akan membakar pakaianmu atau (minimal) kamu akan mencium aroma yang tidak sedap darinya.”

Berdasarkan Hadits tersebut terlihat jelas, bahwa sebaiknya dalam berteman harus lebih memilah mana yang benar-benar baik untuk dijadikan teman dan mana yang tidak. Jangan sampai terjerumus dan berbuat hal-hal yang tidak benar karena mengikuti ajakan teman.

Lantas seperti apa cara mengatasi anak nakal menurut ajaran Islam?

Islam lebih menyarankan kekerasan dilawan dengan kelembutan karena dengan begitu yang keras tersebut lambat laun akan berubah menjadi lembut. Dengan memberikan teguran serta nasihat secara lebih perlahan diharapkan anak akan merasa disayangi dari pada memarahi ataupun memukul yang menyebabkan mereka akan menjadi mengingat hal tersebut.

Mengenalkan ajaran agama kepada anak sedari dini juga akan menjadi poin penting untuk mengatasi anak nakal berdasarkan Islam, misalnya dengan mengajak mereka belajar mengaji dan sebaiknya orang tua juga memberikan contoh terlebih dahulu jangan malah hanya bisa menyuruh tetapi orang tuanya tidak melaksanakan.

Satu contoh kejadian yang paling sering terjadi di masyarakat adalah saat orang tua nonton tv dengan anak, saat masuk waktu shalat dengan tegas orang tua menyuruh anaknya shalat. Di awal, anak tersebut akan mengikuti maunya orang tua namun saat mereka melihat ibu maupun ayahnya tetap nonton tv maka ke depannya mereka akan mencontoh apa yang dilakukan orang tua.

Anak yang sudah dipersiapkan dan mendapatkan bimbingan secara Islami serta perhatian lebih dari orang tuanya, saat berhubungan dengan dunia luar akan ada semacam tameng yang melindungi mereka dari segala sesuatu yang negatif dan tidak baik. Ini menjadi cara mengatasi anak nakal agar menjadi baik sesuai syariat Islam yang bisa orang tua praktekkan kepada anak.

Selain kenakalan anak, orang tua juga mengalami kesulitan saat anak malas makan. Untuk informasi tentang ini bisa baca pada tulisan lainnya cara mengatasi anak susah makan dengan laperma platinum yang merupakan produk alami sehat tanpa bahan kimia.

Artikel Terkait

Cara Mengatasi serta Mendidik Anak Nakal Menjadi Baik Sesuai Syariat Islam
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email